Polres Kuningan Polda Jabar – Komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang aman dan sesuai regulasi ditunjukkan oleh Polsek Mandirancan melalui pendampingan kegiatan pengawasan lapangan. Bersama dinas kesehatan dan aparatur kecamatan, kepolisian turut memastikan fasilitas kebersihan dapur masyarakat berfungsi optimal.
Lokasi Monev dipusatkan pada dua titik, yakni SPPG Yayasan Garuda Yaksa di Desa Salakadomas dan SPPG Yayasan Berkah Iman Napian di Desa Randobawailir, pada hari Kamis, 15 Oktober 2026.
Kegiatan dihadiri oleh Camat Mandirancan Bapak Sri Waluya Suparman, S.Pd., M.Pd., Danramil 1514 Pancalang Kapten CBA Sunardi, S.Sos., Sekmat Mandirancan Hary Subrata, S.E., M.Si., Kasubag Kesehatan UPTD Puskesmas Mandirancan Ibu Ikke, S.Far., Babinsa Pelda Zulfan, serta Kanit Propam Aiptu Munawan yang mewakili Kapolsek Mandirancan IPTU Iid Nurdin, S.H.
Berdasarkan hasil temuan di lapangan, tim merekomendasikan penyesuaian IMB/PBG bangunan dapur yang masih dalam proses legalitas, penggantian fasilitas IPAL dengan kapasitas melebihi 2.500 liter, serta perbaikan intensitas pengangkutan sampah menjadi setiap hari. Di samping itu, dilaporkan pula bahwa dua SPPG lainnya, yakni SPPG Yayasan Miftahul Ulum Desa Mandirancan dan SPPG Yayasan Fadhila Nuha Firdaus Desa Cirea, saat ini sedang tutup sementara terkait penataan administrasi.
Disampaikan oleh Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mandirancan IPTU Iid Nurdin, S.H., bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan agar seluruh operasional SPPG memenuhi standar kesehatan dan keselamatan lingkungan.
Seluruh jajaran Forkopimcam sepakat untuk terus mengawal rekomendasi hasil Monev demi terciptanya kualitas pemenuhan gizi yang aman dan higienis.
