
Maleber – Langkah polisi di tengah masyarakat tak selalu tentang menjaga keamanan. Ada kalanya langkah itu hadir untuk menemani kesedihan, menguatkan hati yang kehilangan, dan menunjukkan bahwa kepolisian selalu berada di dekat warga dalam setiap keadaan.
Melalui kegiatan sambang takziah, personel Polsek Lebakwangi Aipda Hendrik Purwanto bersama Aipda Dadan Wardhana hadir di tengah keluarga warga yang sedang berduka di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Selasa (25/8/2026).
Kehadiran tersebut menjadi wujud nyata pendekatan kepolisian yang humanis. Di tengah suasana duka, kedua personel menyampaikan belasungkawa, memberikan dukungan moril, serta mengikuti tazkirah sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian kepada warga yang sedang kehilangan anggota keluarganya.
Bagi kepolisian, sambang takziah bukan sekadar kegiatan sosial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk meniti jalan empati, merengkuh hati warga, dan membangun kedekatan yang lahir dari ketulusan.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lebakwangi Kompol Wawan Hernawan, menekankan pentingnya kehadiran personel di tengah masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, kepedulian, dan komunikasi yang penuh kekeluargaan.
Kehadiran polisi dalam suasana duka menjadi pesan sederhana namun bermakna: masyarakat tidak berjalan sendiri menghadapi setiap persoalan. Ada kepolisian yang hadir untuk menjaga, mendengar, menguatkan, dan merawat rasa kebersamaan.
Sebab, ketika seragam kepolisian hadir dengan hati, patroli bukan hanya menjaga wilayah—tetapi juga merawat hubungan dan merengkuh hati masyarakat.

