
KUNINGAN SIGAP: BAKTI SOSIAL POLRES KUNINGAN HADIRKAN SENYUMAN DI DESA MEKARSARI PASCA-ANGIN KENCANG
KUNINGAN – Senyum dan harapan kembali dihadirkan di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana alam, Polres Kuningan bersama Polsek Lebakwangi menggelar kegiatan bakti sosial dan penanganan pascabencana hujan deras disertai angin kencang di Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir membawa kepedulian, memberikan dukungan, serta membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Kuningan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga melibatkan Kalak BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Rukmana beserta personel, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Tagana Kabupaten Kuningan Dr. Diki Muspala Sidik, S.Pd., M.Si., beserta tim, Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon, Kasat Samapta AKP Mukhali, S.H., M.H., beserta anggota, Kasi Humas AKP Mugiyono, Kasi Dokkes IPTU Anang Saptari, Camat Maleber H. Diding Wahyudin, M.Si., Danramil 1512/Lebakwangi Kapten Inf. Waris Hartoko beserta anggota, Kapolsek Lebakwangi IPTU Suhandi, M.S., beserta anggota, serta Kepala Desa Mekarsari Carwan bersama perangkat desa, lembaga desa, dan elemen masyarakat.
Bencana hujan deras disertai angin kencang tersebut mengakibatkan sebanyak 62 rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan pendataan, 6 rumah mengalami rusak berat, 23 rumah rusak sedang, dan 33 rumah rusak ringan. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp300 juta. Meski menimbulkan kerusakan bangunan dan kerugian materiil, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
Mengutamakan keselamatan masyarakat, langkah antisipasi segera dilakukan dengan memutus sementara aliran listrik di wilayah terdampak. Bangunan yang mengalami kerusakan tidak digunakan sementara waktu, sedangkan warga yang rumahnya terdampak diarahkan mengungsi ke rumah saudara atau keluarga terdekat guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Dalam arahannya, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lebakwangi IPTU Suhandi, M.S., menekankan pentingnya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergitas lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana alam, terutama memasuki musim penghujan dengan intensitas curah hujan tinggi yang disertai angin kencang.
Selain penanganan pascabencana, langkah mitigasi dan pencegahan dini juga menjadi perhatian bersama. Di antaranya melalui pemetaan wilayah rawan bencana, penataan pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sekitar permukiman warga maupun sepanjang jalan raya, serta peningkatan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Koordinasi bersama TNI, BPBD, Tagana, PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat guna memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu, cepat, dan tepat sasaran.
Lebih dari sekadar kegiatan bakti sosial, kehadiran Polres Kuningan dan Polsek Lebakwangi menjadi wujud kepedulian yang memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit. Di tengah rumah-rumah yang mengalami kerusakan dan aktivitas warga yang terganggu, kebersamaan serta gotong royong menjadi kekuatan untuk melewati masa sulit.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi darurat akibat bencana alam.
Karena di balik setiap musibah, selalu ada harapan untuk bangkit. Kehadiran Polri bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, menguatkan kebersamaan, dan menumbuhkan kembali senyuman masyarakat.
POLRES KUNINGAN – SIGAP MELAYANI, HUMANIS PEDULI, HADIR UNTUK MASYARAKAT.
