
Garuda Merah Putih di Pajawankidul: Jembatan Perintis Jadi Simbol Sinergi dan Kemajuan Desa
KUNINGAN – Semangat Garuda Merah Putih tidak hanya menjadi simbol persatuan, tetapi juga tercermin dalam semangat kebersamaan membangun negeri. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda Tahap VI di wilayah Kodim 0615/Kuningan, tepatnya di Dusun Cikalong, Kampung Bojong Baledong RT 11 RW 03, Desa Pajawankidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Senin (14/9/2026).
Kegiatan peresmian yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Jembatan yang dibangun melalui sinergi TNI AD, pemerintah dan masyarakat itu diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dalam menunjang mobilitas warga serta memperlancar akses pelayanan publik dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Halda Prima Agung, S.I.P., M.Sc., M.Si., beserta pejabat Kodim 0615/Kuningan; Kapolres Kuningan yang diwakili Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan beserta anggota Polsek Lebakwangi; Camat Lebakwangi Eko Yuyud Mahendra, A.P., M.Si.; Danramil 1512/Lebakwangi Kapten Arh. Waris Hartoko beserta anggota; Kepala Desa Pajawankidul Abdul Rojak beserta perangkat desa, serta tamu undangan dan masyarakat Dusun Cikalong dengan jumlah kurang lebih 70 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Pajawankidul dan Dandim 0615/Kuningan. Selanjutnya dilaksanakan prosesi gunting pita sebagai tanda peresmian Jembatan Perintis, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kondisi jembatan serta ramah tamah bersama masyarakat.
Jembatan tersebut mulai dibangun pada 28 Juli 2026 dengan panjang mencapai 12 meter dan lebar 2,5 meter. Dalam proses pembangunannya, personel TNI bersama masyarakat turut terlibat secara langsung, mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga.
Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendukung kegiatan sosial dan ekonomi. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong pembangunan desa agar semakin terkoneksi dan berkembang.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda Tahap VI bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi simbol nyata bahwa pembangunan dapat diwujudkan melalui sinergi, gotong royong dan kepedulian bersama. TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat bersatu menghadirkan fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, menyampaikan bahwa Polri senantiasa mendukung sinergitas lintas sektoral dalam setiap kegiatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah dan masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan mendukung kemajuan masyarakat,” ujarnya.
Dengan berdirinya Jembatan Perintis Garuda Tahap VI, masyarakat Desa Pajawankidul kini memiliki akses penghubung yang diharapkan mampu menjadi bagian dari perjalanan menuju desa yang semakin maju dan mandiri.
Garuda Merah Putih menjadi simbol persatuan; jembatan menjadi simbol penghubung—menghubungkan langkah, membuka akses, dan menyatukan semangat untuk membangun negeri dari desa.

